Galeri Semarang News

News detail for : Sepuluh Seniman Suguhkan "Gambar Idoep"

January 27, 2014
SM Cetak - Semarang Metro, 24 Desember 2013

Pameran Video Art di Galeri Semarang

SEMARANG - Sepuluh seniman terlibat dalam pameran video art ”Gambar Idoep” di Galeri Semarang. Mereka menampilkan karya-karya menarik, baik animasi maupun rekaman dan olah video.

Kesepuluh  seniman itu yakni Yusuf Ismail, Anggun Priambodo, Banung Grahita, Tromarama, Eko Nugroho, Muhammad Akbar, Eldwin Pradipta, Prilla Tania, Max Italiaander, dan Melati Suryadarmo.

Eko misalnya, menampilkan video animasi berbasis komik. Pria asal Yogyakarta itu menyuguhkan karya bertajuk You and Your Neigbours yang digarapnya dua tahun lalu. Sementara, Anggun menayangkan tiga judul video yakni Bergerak, Ajojo, dan Melaut. Ketiga merupakan bagian dari karyanya Rocket Rain yang dibuat tahun ini. Di karyanya itu, dia sekaligus menjadi artis yang berada dalam rekaman gambar bergerak tersebut.

Pembentuk Citra

Kurator pameran, Krisna Murti, mengungkapkan, dalam karyakaryanya seniman memosisikan diri sebagai inisiator pembentuk citra, sekaligus memberi ruang bagi publik untuk mengembangkan citranya sendiri. Caranya, dengan pendekatan mengimitasi (Yusuf dan Anggun), merenung (Banung), bermain dan menyindir (Tromarama), naratif-partisipatif (Eko), dan mengalami (Muhammad, Eldwin, dan Prilla Tania).

”Para seniman tidak menjadi pusat dalam proses komunikasi dan pembentukan citra namun justru penontonlah yang menjadi subjek aktif. Dengan perkataan lain seniman memosisikan dirinya sebagai fasilitator bagi terbentuknya citra yang subjektif dari penonton,” terangnya.

Pameran yang berlangsung hingga 27 Desember tersebut dibuka oleh sineas Garin Nugroho. Garin pada sambutannya menegaskan, gambar idoep yang menjadi tajuk pameran pernah menjadi istilah dalam dunia film. Semarang merupakan salah satu kota penting dalam perkembangan dunia itu seiring dengan sejarah industri yang juga menyangkut kereta api.

Karya-karya yang diusung dalam pameran Gambar Idoep menunjukkan perkembangan seni video di Indonesia yang kian menarik. ”karya Eko saya kira sangat menarik karena dia membawa pula spirit tradisional dari wayang dan mengembangkannya. Sementara lewat Ajojo, Anggun seolah mengolok-olok tayangan di media kita,” terangnya.

Pembukaan pameran di galeri yang berada di Kawasan Kota Lama tersebut juga dimeriahkan dengan performance art oleh Yusuf. Dia mengecat sebagian monitor TV yang tengah menayangkan karyanya. (H35,H71-72)

 

Galeri Semarang News Archives : 1  2  3  next »


busby seo challenge