Galeri Semarang News

News detail for : Mengenang Sebuah Kota dari Balik Lensa

June 5, 2015

sarasvati.co.id

by Dewi Ria
Posted 04 Juni, 2015

Setiap kota memiliki sisi keunikannya masing-masing. Dan salah satu cara merekam keunikan tersebut adalah melalui fotografi. Di sinilah tantangan seorang fotografer ketika ia mendapatkan tugas untuk bisa menangkap keunikan tersebut dan menjadikannya sebuah gambar yang abadi dan menjadi kenanangan.

 

Tantangan inilah yang diberikan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang dengan mengadakan lomba foto “Semarang Punya Cerita”. Diseleksi oleh tiga juri, Chandra AN, pewarta foto harian Kedaulatan Rakyat; Hadi Maxim, fotografer professional; dan Wisnu Bharata, perwakilan Galeri Semarang, terpilihlah 50 nominasi dari 480 file yang dikirimkan melalui email oleh 240 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Adapun 50 foto hasil dari penjurian yang dilakukan pada 22 Mei 2015 itu kemudian dipamerkan di Galeri Semarang, Jalan Taman Srigunting 5-6, Kota Lama, Kota Semarang dari 30 Mei hingga 14 Juni 2015. Dari 50 foto nominasi tersebut, terpilih empat foto terbaik. Juara I diraih Hendra Dharmanto asal Semarang dengan foto berjudul Di Tengah Kepulan Asap dan Butiran Debu. Juara II diraih Hanafi Arozaq Hastoworo asal Semarang dengan foto berjudul Terlelap. Juara III diraih Muhammad Fikri Baharuddin asal Semarang dengan foto berjudul Enter Stone Man. Juara favorit diraih Dedy Sholeh Kurniawan asal Demak dengan foto berjudul Tradisi Manten Kampung Layur.

Selain pameran foto, pameran ini juga melibatkan workshop fotografi bagi 50 nominator dengan tema “Explore Ur Mobile Street Photography” di Galeri Semarang pada 31 Mei 2015, dipandu dua pewarta foto: Dita Alangkara, fotografer Associated Press (AP), dan Mast Irham, fotografer European Pressphoto Agency (EPA).

Diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, pameran ini bisa dikatakan menandai meningkatnya minat masyarakat terutama kaum muda pada fotografi di media sosial. Terbukti pada saat pembukaan pameran, hadir sekitar 400-an pengunjung memenuhi ruang Galeri Semarang. “Pameran ini selain ikut merayakan HUT Semarang ke-468 sekaligus merespon maraknya pehobi foto akhir-akhir ini di kota Semarang khususnya dan Indonesia pada umumnya seiring dengan semakin banyaknya mobile photography pada kalangan anak-anak muda sekarang,” ujar Chris Dharmawan, pemilik Galeri Semarang.

Selain mendukung tren fotografi kalangan muda, kegiatan ini menurut Ketua Panitia acara, Prast WD, ada sebuah gagasan untuk memberdayakan fotografi sebagai sarana promosi budaya dan wisata Kota Semarang. “Saat ini, merekam momen menjadi sebuah foto bukan hanya kebutuhan para profesional.  Hasil jepretan kamera para pemula pun banyak dijumpai di berbagai media, mulai foto selfie hingga jurnalisme warga,” ujarnya.

Karena itulah Prast menjadikan kegairahan masyarakat ini sebagai potensi. Terutama untuk mempromosikan budaya dan wisata kota Semarang. Apalagi kekuatan visual mampu mendorong orang untuk datang dan merasakan langsung apa yang tergambar di dalamnya. “Tema Semarang Punya Cerita dipilih agar para peserta berlomba-lomba untuk mengeksplorasi berbagai hal di Semarang, terutama kekhasan kota ini, kemudian bercerita melalui karya foto,” ujar Prast.

Selain memamerkan karya 50 nominasi lomba foto, pameran ini juga melibatkan foto-foto pemenang Anugerah Pewarta Indonesia (APFI) 2013-2014, dengan harapan, karya para jurnalis profesional dari berbagai media di Indonesia itu bisa memberikan sudut pandang berbeda, dalam hal ini sudut pandang jurnalistik dalam fotografi.

 

Galeri Semarang News Archives : 1  2  3  next »


busby seo challenge