Galeri Semarang News

News detail for : Dadang Rukmana Pameran di Galeri Semarang

December 5, 2015

Suara Merdeka
Semarang Metro
Sabtu, 28 November 2015

SEMARANG – Masyarakat mengenal drip painting, yaitu metode melukis dengan cat yang diteteskan atau dipercikkan di kanvas dari kuas atau peralatan lain.

 

Metode itu ditemukan pertama kali oleh Max Ernst (1891-1976) ketika ia melubangi sebuah kaleng dan membiarkan cat mengalir melaluinya ke atas kanvas yang diletakkan di lantai. Selanjutnya, Jackson Pollock (1921-1956) yang mengubahnya menjadi gaya pribadi dengan menyelimuti kanvas yang direbahkan di lantai dengan cat pelbagai jenis dan kental.

Dadang Rukmana, pelukis kelahiran Bandung 10 Oktober 1964 akan hadir di Galeri Semarang Jl Taman Srigunting 5-6 pada Sabtu (28/11) mulai pukul 19.00.

Dalam pameran tunggal bertajuk Tetes itu, Dadang akan mengembangkan metode Max Ernst dan Jackson Pollock sebagai rekreasi seni lukis cat air dengan mencelupkan kuas ke cat air, lantas menyentuhkannya ke permukaan kertas hingga menggenang sesaat mengering dan membercak.

Alih-alih, pokok perupaan itu menjelma dari aransemen nada dan warna yang bertumpu pada pengendalian kadar air dan pendayaan sistem kerja paper block untuk mencapai ketepatan koordinat tetes berjumlah puluhan ribu.

‘’Keunikan medium cat air terletak bukan pada penguasaan teknik atas mediumnya, melainkan pada teknik mengendalikan airnya,’’katanya. (H84-96)

 

Galeri Semarang News Archives : 1  2  3  next »


busby seo challenge